Kejutan pada Wisuda S-1 TA. 2016-2017

Upacara wisuda merupakan salah satu momen yang paling ditunggu oleh mahasiswa. Agenda ini juga merupakan kegiatan yang penting bagi setiap lembaga pendidikan tinggi. Wisuda biasanya menjadi momentum yang begitu dikenang oleh mereka yang mengikutinya. Tak hanya wisudawan sendiri, namun juga para wali wisudawan. Sehingga tak jarang, tangis bahagia sering kita jumpai pada momen ini.

Sabtu, 21 Oktober 2017, STKIP PGRI Ponorogo kembali menyelenggarakan wisuda sarjana (S-1). Wisuda diikuti oleh 74 wisudawan. Mereka berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), sebanyak 42 wisudawan, dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, sebanyak 32 wisudawan. Acara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB tersebut beragenda tunggal, yakni Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda sarjana (S-1) tahun akademik 2016/2017.

Pada perhelatan wisuda tahun ini, tampil sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing program studi dengan predikat cum laude. Mereka adalah Laili Nuryana, S.Pd., dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dengan IPK 3.81, dan Yas Edianto, S,Pd., dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3.65. Ditemui setelah acara, keduanya mengaku tidak menyangka mendapatkan predikat sebagai wisudawan terbaik. “Jujur, kami tidak menyangka mendapatkan predikat ini”, ungkap mereka.

Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, acara wisuda tahun ini diwarnai penampilan tari dari UKM Tari Merak Ukel. Tiga penari dengan lincah meliuk-liuk dengan kompaknya di arena panggung wisuda. Dengan gerak yang lincah nan eksotis menunjukkan keterampilan menarinya. Hadirinpun dibuat terpesona dengan tarian mereka. Namun, tidak hanya penampilan tari, hadirin juga dibuat terhanyut dengan persembahan dari paduan suara. Kali ini, tim paduan suara menampilkan kebolehan mereka dengan menyanyikan beberapa tembang khas Jawa, seperti lenggang kangkung, perahu layar, dan reyog Ponorogo. Gerakan serasi nan dinamis-pun juga ditampilkan oleh tim paduan suara. Bahkan, para anggota senat dan pimpinan yang duduk di kursi kehormatan sampai turun berbaur dengan tim paduan suara. Mereka ikut menari dan bernyanyi hingga persembahan berakhir. Banyak hadirinpun turut mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponselnya.

Menurut ketua panitia, Totok Kushartoko, ST., wisuda kali ini sengaja dibuat berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan nuansa baru sekaligus mengurangi kesan kaku dalam setiap acara wisuda. Untuk itu, pihaknya telah berupaya secara sungguh-sungguh dalam menyiapkan kegiatan tersebut. Melihat respon dari para hadirin, pihaknya berencana memasukkan penampilan tari sebagai agenda wajib dalam setiap upacara wisuda di STKIP PGRI Ponorogo.

Menjelang akhir acara, Ketua STKIP PGRI Ponorogo, Dr. Kasnadi, M.Pd., berpesan agar para wisudawan memegang teguh janji yang telah diucapkan sebagai sarjana pendidikan. Beliau mewanti-wanti agar wisudawan tetap menjunjung tinggi dan menjaga nama baik almamater. Karena bagaimanapun, alumni memunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan sebuah lembaga pendidikan.

Lebih jauh, Bapak Ketua juga menyampaikan segudang prestasi yang telah diraih, baik oleh dosen maupun mahasiswa. Antara lain: 3 mahasiswa menerima Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tahun 2017 yang diadakan oleh Kemenristek-Dikti, 8 dosen menerima Hibah Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Kemenristek-Dikti, 3 dosen menerima beasiswa studi lanjut program doktor (S-3), 2 dosen menerima penghargaan sebagai penyaji dan poster terbaik dalam seminar nasional hasil penelitian 2017 oleh Kemenristek-Dikti, kampus penerima Hibah PHBPTS 2017 dari Kemenristek-Dikti, dan masih banyak capaian lainnya.

Acara wisuda diakhiri dengan kegiatan ramah tamah. Segenap pimpinan, dosen serta undangan berbaur di Graha Saraswati, tempat sesi ramah tamah. Sambil bersantap makanan khas Ponorogo, perbincangan hangat mewarnai sesi tersebut. Semua terasa akrab dan menikmati sesi tersebut.

By: Adip Arifin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *