Mahasiswa STKIP PGRI PONOROGO Mengikuti Summer Camp Di Thailand

Dua mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo, Haris Fachrudin, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Phinta Nurlina Lutfiana, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Ponorogo angkatan 2015 mengikuti kegiatan Summer Camp di Phuket Rajabhat University.  Kegiatan Summer Camp yang berlangsung di Phuket, Thailand, selama tujuh hari dari tanggal 20-27 Maret 2018 juga diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi dari PT PGRI yang lain (IKIP PGRI Bojonegoro, STKIP PGRI Jombang, STKIP PGRI Bangkalan, IKIP PGRI Sidoarjo) dan STKIP AL-Hikmah Surabaya. Acara pelepasan rombongan ini dihadiri oleh Ketua PGRI Jawa Timur, Drs. H. Ichwan Sumadi, M.M. di bandara Junda pada tanggal 20 Maret 2018. Ke tiga belas mahasiswa tersebut beserta 7 orang dosen perwakilan masing-masing PT akan mengikuti kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari kerjasama internasional antara enam perguruan tinggi tersebut  dengan Phuket Rajabhat University, Thailand. Pada sambutan pelepasan delegasi, Ketua PGRI Jawa Timur meminta agar para mahasiswa dan dosen memperlihatkan karakteristik bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki sopan santun dan tingkah laku yang terpuji. Sebagai perwakilan dari PT penghasil guru, para mahasiswa dan dosen juga diharapkan tetap menjunjung norma dan identitas sebagai calon tenaga pendidik yang baik. Pun sebagai perwakilan dari Indonesia mereka juga diharapkan dapat memberikan kesan yang baik bagi tuan rumahnya di Thailand.

Selama berada di Thailand mereka akan mengikuti berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan bahasa dan budaya di fakultas keguruan Phuket Rajabhat University. Di sana mereka akan mengikuti kelas bahasa Inggris dan Thailand, menjadi pendamping dalam kelas bahasa Indonesia, mempelajari kesenian Thailand, dan menjadi tutor kesenian Indonesia. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas pengetahuan mereka terhadap budaya dan bahasa dari negara lain. Mereka juga akan diberikan beberapa pelatihan mengenai cara membelajarkan dan mempelajari bahasa dan budaya dengan lebih efektif.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan selam seminggu tersebut meninggalkan kesan yang mendalam bagi mahasiswa dan dosen dari kedua belah negara. Menurut Noorn, salah satu dosen Phuket Rajabhat University, berbagai kegiatan yang dilakukan bersama dengan rombongan dari Indonesia sangat menyenangkan dan berkesan. Bahkan dia mengharapkan kegiatan serupa untuk diadakan lagi tahun dengan durasi waktu yang lebih lama. Keinginan yang serupa juga diungkapkan oleh Asst.Prof. Dr. Hiran Prasarkam, Ketua Phuket Rajabhat University.

Para perwakilan mahasiswa dan dosen dari ketujuh PT tersebut merasa sangat antusias mengikuti berbagai kegiatan tersebut. Berbagai kegiatan yang diagendakan pun berjalan mulus tanpa hambatan. Menurut Phinta Nurlina, mahasiswi STKIP PGRI Ponorogo,  sebagai perwakilan mahasiswa merasakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga dan mengesankan terutama dalam mempelajari bahasa dan budaya dari negara lain. Karena menurutnya mempelajari bahasa dan budaya dari berbagai negara akan dapat meningkatkan empati dan juga kepercayaan dirinya sebagai rakyat Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang beragam. Bahkan para mahasiswa dan dosen Phuket Rajabhat University yang menghadiri malam kesenian yang diadakan pada akhir kegiatan menyatakan sangat tertarik mempelajari kesenian Jathil yang bawakan oleh Phinta Nurlina Lutfiana dan atraksi bela diri yang dibawakan oleh Haris Fachrudin. Mereka menyatakan kedua jenis kesenian tersebut dan kesenian lain yang ditampilkan rombongan mahasiswa Indonesia sangat unik dan menarik untuk dipelajari.

 

By: Ratri Harida

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *