Ngaji Keperwaraan Bersama Ersa Tata

Senin 5 januari 2026, Himpunan Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo yaitu Himpunan Mahasiswa Aksara Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA AKSARA) telah menyelenggarakan kegiatan Pelantikan Serah Terima Kepengurusan dan Ngaji Keperwaraan. Dalam acara tersebut, Himpunan Mahasiswa Aksara mengundang salah satu Master of Ceremony terkenal yang ada di wilayah ponorogo yakni Ersa Cipta Ningrum, S. Pd Atau biasa dipanggil dengan Ersa Tata, beliau alumni STKIP PGRI Ponorogo pada tahun 2007. Kegiatan ini menjadi bekal keterampilan bagi mahasiswa dalam public speaking atau beretorika.
Dalam materinya Ersa Tata menyampaikan terkait dengan retorika dalam dunia Master of Ceremony atau keperwaraan. Beliau menegaskan bahwa hal yang utama dilakukan seorang MC atau Publik Speaking ialah berlatih secara konsisten serta menyiapkan mental untuk meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu beliau juga memberikan tips kepada teman-teman mahasiswa untuk mengendalikan rasa gugup agar tidak begitu terlihat saat sedang berotrika.
Kegiata ngaji keperwaraan memberikan manfaat bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia khususnya angkatan 2022, karna acara ini berkaitan dengan salah satu mata kuliah yang ditempuh. Hal ini disampaikan oleh salah satu dosen di STKIP PGRI Ponorogo, Suroto Rosyd Setyanto, M. Hum melalui wawancara singkat beliau menyampaikan bahwa kegiatan Ngaji Keperwaraan sangat bagus untuk diagendakan setiap tahunnya karna selain berkaitan dengan mata kuliah di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, tetapi juga menjadi bekal yang krusial atau mendasar bagi teman-teman mahasiswa dalam hal beretorika.
“Kegiatan ngaji keperwaraan sangat bagus diagendakan setiap tahun ya, mengingat teman-teman prodi khususnya PBSI yang berkaitan dengan mata kuliah Keperwaraan, serta menjadi bekal yang krusial atau bekal yang sangat mendasar bagi temen-temen PBSI khususnya dalam hal beretorika.”

Melalui kegiatan Ngaji Keperwaraan mahasiswa bisa belajar retorika dari ahlinya dan tidak sekedar belajar teori-teori saja, tetapi mahasiswa juga praktik secara langsung yang nanti bisa menjadi bekal atau gambaran bagi mereka dalam berkarir di masa depan.
“Jadi, Ngaji Keperwaraan menjadi kegiatan yang seharusnya wajib tiap tahun, mengingat temen-temen pbsi itu harus bisa memiliki penciri, kemampuan retorika yang bagus wabil khusus dalam hal keperwaraan dan belajar dari profesionalnya langsung itu menjadi hal yang sangat baik daripada hanya sekedar teori di kelas.”
Hal ini juga disampaikan oleh Adelya Wulandari, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2022. Ia mengatakan bahwa sangat bangga dalam mengikuti kegiatan ngaji keperwaraan pada pagi hari ini, selain pematerinya yang sangat antusias tetapi juga para audiensnya yang tidak kalah antusias. Jadi dari energi tersebut menimbulkan semangat, Ia juga manyampaikan dalam mengahadiri kegiatan Ngaji Keperwaraan juga dapat menambah ilmu dan wawasan yang luas perihal retorika, karna diadakannya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk menjadi penunjang setelah lulus agar berpotensi dalam hal retorika baik dalam bidang Pendidikan, Master of Ceremony, public speaking, dan lain sebagainya.
“Menurut saya, mengahadiri ngaji sastra dapat menambah ilmu, contohnya bisa menambah skill public speaking saya, tadi kak ersa juga sangat antusias dengan para audiens dan begitupun sebaliknya. jadi tentunya bermanfaat sekali buat mahasiswa khususnya angkatan 2022 yang perlu public speaking untuk menunjang menjadi guru atau juga yang ingin berkarir menjadi MC jadi rasanya hari ini bangga sekali mengikuti ngaji keperwaraan di acara hima aksara ini.”
Pewarta: Vindi Yaning PBSI A 2024




