Mahasiswa KKNT Mengabdi, Lurah Tegalrejo Beri Motivasi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) STKIP PGRI Ponorogo Kelompok 11 resmi diperkenalkan kepada masyarakat dalam forum musyawarah rutinan RT/RW se-Kelurahan Tegalrejo, (11/2). Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan serta masyarakat setempat, sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan kondisi wilayah. Forum yang dihadiri oleh jajaran pemerintahan kelurahan, ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat ini membahas berbagai isu strategis, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di Kelurahan Tegalrejo.
Setelah diskusi selesai, Kardi, lurah Tegalrejo memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKNT STKIP PGRI Ponorogo untuk memperkenalkan diri. Selaku perwakilan kelompok, Abdul Yusron pun menyampaikan program kerja yang akan mereka laksanakan selama 35 hari ke depan di Kelurahan Tegalrejo. Tak hanya itu, pihaknya juga meminta bimbingan serta arahan dari tokoh masyarakat selama mereka berada di Kelurahan Tegalrejo agar kegiatan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap bisa belajar banyak dari masyarakat di sini dan semoga program kerja kami membawa manfaat. Kami juga mohon maaf apabila nanti ada tutur kata atau tindakan yang kurang berkenan,” ujarnya dengan penuh hormat.
Kardi, dalam sambutannya menyampikan pesan untuk seluruh peserta yang ada di forum tersebut khususnya mahasiswa KKNT STKIP PGRI Ponorogo. Ia menekankan pentingnya mencari ilmu sebanyak-banyaknya, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Pihaknya juga memberikan motivasi kepada mahasiswa KKNT dan menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai bekal hidup, baik di dunia maupun di akhirat.
“Gunakan masa mudamu sebelum tuamu, masa longgarmu sebelum sempitmu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, hidupmu sebelum matimu,” tuturnya. Pesan ini menjadi pengingat bagi mahasiswa KKNT agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kardi juga menambahkan, tentang peran penting mahasiswa di masa depan. “Jadilah pemimpin yang memiliki kepedulian dan keberanian. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi beranilah mengambil peran dalam perubahan,” pesannya mewanti-wanti.
Dengan semangat kebersamaan dan harapan besar, mahasiswa KKNT STKIP PGRI Ponorogo siap menjalankan program kerja mereka di Tegalrejo. Diharapkan kehadiran mereka mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter dan kepemimpinan mereka di masa depan.
Pewarta: Dea Putri Aprilia (Kelompok 11 Tegalrejo)