Lancar dan Objektif, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Ponorogo Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

PONOROGO – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) STKIP PGRI Ponorogo sukses melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka akreditasi program studi. Kegiatan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni Kamis hingga Jumat (3–4 Juli 2026), berjalan dengan lancar, transparan, dan penuh khidmat.
Dalam asesmen kali ini, Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) mengutus dua pakar pendidikan sebagai tim penilai atau asesor. Mereka adalah Prof. Amirullah, S.Pd., M.Ed., Ph.D. dari Universitas Negeri Makassar, dan Prof. Dr. Ida Ayu Made Sri Widiastuti, S.Pd., M.Pd., M.Hum. dari Universitas Mahasaraswati Denpasar. Keduanya bertugas melakukan validasi antara dokumen laporan dengan realitas di lapangan.

Rangkaian acara resmi dibuka pada Jumat (03/07/2026) bertempat di Gedung Graha Saraswati. Pembukaan ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi kampus, di antaranya Ketua PPLPT PGRI Ponorogo Dr. H. Sumani, M.Pd., dan Ketua STKIP PGRI Ponorogo Dr. Ahmad Nur Ismail, M.Pd.I., serta seluruh dosen PBI. Turut hadir pula Kepala Bagian Akademik, Kepala Bagian Tata Usaha (TU), Kepala Laboratorium, Kepala Sarana dan Prasarana (Sarpras), Manajer Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), staf akademik, serta tim Humas.
Dalam sambutan hangatnya, Ketua PPLPT PGRI Ponorogo, Dr. H. Sumani, M.Pd., mengucapkan selamat datang kepada kedua tim asesor di Bumi Reog. Ia mengenalkan Ponorogo tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai kota kebudayaan yang kaya.
“Andaikan beliau berdua datang waktu Grebeg Suro, akan kami tunjukkan kegiatan besar di Ponorogo yaitu Festival Reog Ponorogo,” ungkap Dr. H. Sumani dengan penuh antusias.
Lebih lanjut, Dr. H. Sumani juga menegaskan potensi besar yang dimiliki oleh Prodi PBI STKIP PGRI Ponorogo. Ia menyebutkan bahwa kontribusi lulusan kampus ini sangat signifikan, di mana mayoritas sekolah di wilayah Kabupaten Ponorogo diisi dan digerakkan oleh tenaga pendidik lulusan STKIP PGRI Ponorogo.

Menanggapi sambutan tersebut, Prof. Amirullah, S.Pd., M.Ed., Ph.D., selaku perwakilan tim asesor LAMDIK menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mencari kesalahan. “Proses asesmen lapangan ini bukan bertujuan untuk menghakimi, melainkan untuk melakukan validasi objektif atas apa yang telah dilaporkan oleh perguruan tinggi melalui dokumen evaluasi diri,” tuturnya. Sesi pembukaan tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas Asesmen Lapangan LAMDIK sebagai jaminan objektivitas penilaian.
Memasuki agenda inti di hari pertama, tim asesor langsung melakukan verifikasi data di Graha Saraswati. Pemeriksaan mendalam difokuskan pada Data Kuantitatif Program Studi (DKPS) serta pengujian pemaparan Laporan Evaluasi Diri (LED).

Di saat bersamaan, Prof. Dr. Ida Ayu Made Sri Widiastuti secara terpisah melakukan sesi wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Sesi ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa aktif, alumni, hingga para pengguna lulusan (employer) guna menjaring gambaran utuh mengenai kualitas perkuliahan dan daya serap alumni di dunia kerja.
Tidak hanya itu, asesor juga meninjau langsung aspek pedagogis mahasiswa. Pada pukul 13.30 hingga 15.10 WIB, asesor memantau pelaksanaan praktik mengajar nyata (microteaching) mahasiswa S-1 PBI di ruang kelas. Kegiatan simulasi mengajar ini diampu secara kolaboratif oleh dua dosen prodi, yaitu Ibu Ratri Harida, M.Pd., dan Ibu Titin Purwaningtyas, M.Pd.
Pada hari kedua, Sabtu (04/07/2026), fokus asesmen beralih pada peninjauan langsung infrastruktur fisik dan fasilitas akademik. Kedua asesor menyusuri setiap sudut area kampus guna memeriksa kelayakan fasilitas penunjang, mulai dari ruang kelas yang representatif hingga pusat administrasi. Penguatan standar mutu dinilai secara ketat pada laboratorium spesifik, meliputi Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa, Laboratorium Seni, Laboratorium Budaya, hingga Laboratorium Microteaching demi memastikan ruang praktik mahasiswa sesuai dengan standar mutu kependidikan nasional.

Sebelum kegiatan asesmen lapangan resmi ditutup, kedua penilai menyampaikan hasil temuan sebagai bahan evaluasi konstruktif bagi kemajuan Prodi PBI di masa depan. Secara umum, tim asesor menyimpulkan hasil visitasi yang sangat positif. Isi dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) yang diajukan oleh kampus dinilai telah sesuai dan akurat dengan kondisi nyata di lapangan, tanpa ditemukan adanya perbedaan yang signifikan. Keberhasilan ini menorehkan catatan positif dan harapan besar bagi raihan predikat akreditasi terbaik untuk Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Ponorogo. Red_Ags/humas



