Latihan Gabungan Mapala Sekarsidenan Madiun bersama BAZARNAS Trenggalek di STKIP PGRI Ponorogo

Ponorogo –Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) yang tergabung dalam Pusat Koordinasi Wilayah (PKW) Madiun mengikuti kegiatan Latihan Gabungan (LATGAB) MAPALA Se-Karesidenan Madiun bersama BAZARNAS TRENGGALEK bertema “Jungle Rescue” dengan materi Forest Search and Education Training. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23–24 Mei 2026 mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di Graha Saraswati STKIP PGRI Ponorogo.
Kegiatan ini bertujuan sebagai rangkaian Dies Natalis STKIP PGRI Ponorogo Ke-50 tahun serta memberikan pengetahuan dan membekali anggota MAPALA dengan keterampilan dalam pencarian dan pengevakuasian korban hilang di kawasan gunung hutan. Selain meningkatkan kemampuan teknis rescue, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian dan jiwa sosial terhadap sesama.
Acara dibuka secara simbolis oleh Wakil Ketua III STKIP PGRI Ponorogo, Heru Setiawan, M.Pd, yang mewakili Ketua STKIP PGRI Ponorogo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.
“Terlaksananya kegiatan ini semoga dapat memberikan ilmu, rasa kepedulian, dan memupuk jiwa sosial. Bilamana terjadi sebuah peristiwa yang memungkinkan MAPALA untuk terjun langsung, maka ada bekal yang bisa dibawa dan dapat diaplikasikan di tempat kejadian,” ungkapnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tim Basarnas Trenggalek. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar pencarian di kawasan hutan, penentuan titik koordinat menggunakan peta, hingga praktik penggunaan kompas sebagai alat navigasi dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Ketua pelaksana kegiatan, Alex Febriansyah, dalam menjelaskan bahwa LATGAB ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan rescue anggota mapala sekaligus membangun jiwa sosial yang tinggi dalam membantu masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu rescue dan membangun jiwa sosial yang tinggi terhadap sesama. Harapannya, peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh ketika menghadapi situasi pencarian dan penyelamatan di lapangan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan yang bertujuan mengasah kemampuan navigasi dan pencarian korban di lingkungan hutan.
Kegiatan Latihan Gabungan MAPALA Se-Karesidenan Madiun ini ditutup dengan Forum PKW Madiun yang dipimpin langsung oleh Ketua PKW Madiun. Melalui kegiatan bertema Jungle Rescue ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar-MAPALA di wilayah Madiun serta meningkatnya kapasitas anggota dalam bidang pencarian dan penyelamatan demi kemanusiaan.




