Gelar RRC ke-XII, UKM Pramuka STKIP PGRI Ponorogo Satukan Semangat Kebersamaan Penegak se-Jawa Timur

PONOROGO—Sabtu, 09 Mei 2026, Rover Ranger Challenge ke XII STKIP PGRI Ponorogo berlangsung dengan meriah. Kegiatan perlombaan Pramuka yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka STKIP PGRI Ponorogo ini sukses menarik perhatian anggota Pramuka penegak se-Jawa Timur dan sekitarnya untuk berpartisipasi.
Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan pada pukul 08.00 WIB di halaman STKIP PGRI Ponrogo, yang dibuka langsung oleh Drs. H. Sumani, M.Pd. selaku Ketua Harian Kwarcab Ponorogo sekaligus Ketua PPLP-PT PGRI Ponorogo. Setelah upacara pembukaan usai, kegiatan berlanjut pada acara inti yakni rangkaian perlombaan. Cabang perlombaan dalam kegiatan yang diusung dengan tema from the spirit of togetherness to meaningful action ini sangat beragam sepeerti pioneering, yel-yel kreasi, scout jurnalistik, pertolongan pertama dan dragbar, duta RRC, serta iklan layanan masyarakat.

Ketua Reka Kerja, Rehan Noprianto mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari bersama teman-teman reka kerja. “Kegiatan RRC ke XII ini sangat luar biasa dan campur aduk menurut saya. Melihat antusias peserta yang datang dari berbagai pangkalan menunjukkan bahwa semangat kepramukaan di masa sekarang masih sangat luar biasa. Sedikit ada rasa bangga sekaligus lega yang besar karena konsep yang kemarin panitia rancang bersama akhirnya bisa terwujud di lapangan,” ujar Rehan.
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2024 itu tak ingin langsung berpuas hati atas keberhasilan dalam kegiatan Rover Ranger Challenge ke XII ini. Masih terdapat beberapa kendala yang perlu direnungkan dan diperbaiki, agar dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya tak lagi terulang. “Kita sebagai panitia juga harus jujur memang masih terdapat kekurangan dalam kegiatan RRC ke XII ini. Terutama soal waktu yang sempat molor di beberapa sesi dan komunikasi yang terkadang masih simpang siur antar devisi. Ini jadi pelajaran penting untuk panitia supaya ke depannya lebih disiplin soal jadwal dan memperjelas alur informasi agar tidak terjadi miskomunikasi antar anggota,” tuturnya.

Walaupun terdapat beberapa kendala dalam RRC ke XII kali ini. Suasana kekeluargaan dalam perlombaan tetap terjalin erat bagi para peserta lomba. Salah satu peserta lomba mengungkapkan keterkesanannya terhadap kekompakan dan kekeluargaan antar sekolah dan regu yang tetap terjalin, walaupun sebenarnya mereka masih dalam suasana persaingan perlombaan. “Kekompakan dan kekeluargaan yang tidak hilang dalam perlombaan ini, walaupun kita semua berasal dari sekolah dan regu yang berbeda adalah hal yang paling mengesankan,” ungkapnya dalam wawancara terpisah, Kamis (14/5).
Pada akhirnya perlombaan ini sukses mencapai tujuannya, yakni untuk mempererat kebersamaan sesuai dengan tema yang diusung From the spirit of togetherness to meaningful action yang artinya “Dari semangat kebersamaan menuju tindakan yang bermakna”.
Pewarta: Irvan Kurniawan


