Mahasiswa PPL STKIP PGRI Ponorogo Turut Berpartisipasi dalam Kaderisasi Pelajar NU: MAKESTA ke-6 SMP Ma’arif 1 Ponorogo

PONOROGO-Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 2 STKIP PGRI Ponorogo turut berpartisipasi dalam kaderisasi pelajar NU: MAKESTA KE-6 SMP Ma’arif 1 Ponorogo. Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, mahasiswa terjun langsung ke lapangan untuk mendampingi para siswa.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen SMP Ma’arif 1 Ponorogo dalam mencetak generasi muda berkarakter dan berjiwa kepemimpinan. Hal ini dibuktikan melalui penyelenggaraan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) ke-6 yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026.
Mengusung tema “Mengukir Kontribusi Nyata Pelajar NU Berdaya Aswaja”, kegiatan kaderisasi ini menjadi gerbang utama bagi para siswa untuk mengenal organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Putri (IPPNU). Melalui wadah ini, para peserta dibekali dengan penanaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), kepemimpinan, kerja sama, hingga rasa tanggung jawab sejak dini.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa MAKESTA ke-6 dirancang untuk mendorong para pelajar agar tidak hanya pasif, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. “Makesta ini merupakan proses kaderisasi yang sangat penting untuk membantu peserta mengenal organisasi IPNU/IPPNU, mempelajari Aswaja, serta mempersiapkan diri menjadi anggota yang aktif dan memiliki semangat tinggi,” ungkapnya.
Pelaksanaan MAKESTA ke-6 kali ini difokuskan bagi siswa kelas 9. Untuk menciptakan suasana belajar yang dinamis dan kondusif, rangkaian kegiatan digelar di lokasi yang mendukung interaksi siswa, salah satunya menggunakan area masjid. Selama tiga hari, para peserta menerima pembekalan materi utama seputar konsep dasar organisasi, AD/ART, serta fungsi kepemimpinan.
Keberhasilan agenda rutin ini tidak terlepas dari kolaborasi yang erat antara pihak sekolah dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Badam Coordination (BC) Kabupaten Ponorogo. Dukungan penuh turut diberikan oleh jajaran guru dan sekolah, baik secara moril, materi, maupun fasilitas. Kepala sekolah hadir langsung sebagai penanggung jawab, didampingi bagian kesiswaan serta pembina MAKESTA yang senantiasa memberikan pendampingan.
“Makesta ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sekolah berkolaborasi bersama pihak PAC dan BC Kabupaten Ponorogo. Kontribusi sekolah pastinya memberikan dukungan, baik berupa moril, materi, ataupun fasilitas lain yang diperlukan oleh panitia,” tutur perwakilan panitia dari pihak sekolah.
Guna menjaga antusiasme seluruh peserta, panitia yang terdiri dari alumni MAKESTA tahun sebelumnya telah menyusun konsep acara secara kreatif dan menarik. Materi dibawakan oleh pemateri berpengalaman yang mampu menyampaikan materi dengan pendekatan yang mudah dicerna oleh usia remaja. Pemateri menekankan bahwa jenjang SMP merupakan masa emas pembentukan karakter.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dampak positif MAKESTA dapat terus berlanjut. Para siswa diharapkan tidak berhenti berorganisasi setelah kegiatan usai, tetapi dapat terus menjaga tali silaturahmi, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta menjadi teladan dan motivasi bagi teman-teman sebaya lainnya di sekolah.
Sementara itu, Supita Novi Siam Sari, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Ponorogo menyampaikan kesannya selama mendampingi para peserta dalam kegiatan tersebut. “Melihat antusiasme dan semangat para siswa selama tiga hari mengikuti MAKESTA sangat menginspirasi. Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan mereka pada nilai-nilai organisasi dan Aswaja, tetapi juga membentuk kedisiplinan serta rasa kebersamaan yang luar biasa di antara sesama Siswa,”.




