Selamat! PBSI STKIP PGRI Ponorogo Akreditasi ‘Unggul’

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Seni STKIP PGRI Ponorogo berhasil meraih peringkat akreditasi ‘Unggul’ dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sesuai dengan SK LAMDIK nomor 1399/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2026.
Akreditasi Unggul merupakan peringkat akreditasi tertinggi yang menunjukkan PBSI telah memenuhi kriteria penilaian dari LAMDIK. Pencapaian menggambarkan visi dan misi yang sesuai keilmuan, keunggulan prodi dalam penyelenggaraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua STKIP PGRI Ponorogo, Dr. Ahmad Nur Ismail, M.Pd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Task Force Akreditasi, Ketua prodi PBSI, Ketua LPMI, Ketua LPPM, Kepala Perpus, Kepala Laboratorium, Kepala Unit Sarpras, BAAK, BAU, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan,mitra kerja, PPKP-PT, dan seluruh pihak yang berkontribusi baik. Mulai dari persiapan, penyusunan dokumen, validasi data, simulasi hingga asesmen lapangan berlangsung.
Ketua program studi PBSI, Cutiana Windri Astuti, M.Pd. mengungkapkan persiapan PBSI Strata 1 menghadapi akreditasi sudah matang. Tim bekerja keras sejak awal menyiapkan berkas-berkas secara fisik dan bukti-bukti berbentuk link yang dapat diakses semua orang.
“Hasil akreditasi unggul ini adalah bukti kerja keras kami segenap dosen dan mahasiswa PBSI. Harapannya, masyarakat semakin yakin dan percaya PBSI STKIP PGRI Ponorogo siap meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan,” harap Cutiana Windri Astuti, M.Pd.

PBSI di kampus Jalan Ukel Babadan Ponorogo termasuk prodi banyak diminati pelajar untuk melanjutkan studi. Dibuktikan peminat tidak saja dari wilayah Ponorogo dan sekitarnya, tetapi juga dari luar pulau, seperti Sulawesi, Kalimantan, Sumateri, hingga Papua. Cutiana Windri Astuti, M.Pd. menegaskan para mahasiswanya mengetahui STKIP PGRI Ponorogo dari informasi dari orang, juga melalui platform media digital kampus.
“Tiba-tiba ada yang menghubungi tanya-tanya terkait pendaftaran mahasiswa. Ada pula direkomendasikan oleh gurunya. Semoga setelah berubahnya status akreditasi, semakin banyak peminat mahasiswa dan kepercayaan masyarakat untuk bergabung,” tambah dosen Cutiana Windri Astuti, M.Pd.
Adapun profil lulusan PBSI banyak di lingkungan pendidikan sebagai guru ataupun dosen, jurnalis, penulis, hingga sastrawan. Prodi ini berfokus pada pendidikan, bahasa, dan sastra. Mahasiswa pula dibekali keterampilan yang dapat diaplikasikan di tempat kerja. (Red/Cus)


