Satu Bulan Mengabdi, 14 Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo Rampungkan PPL II di SMPN 3

STKIP PGRI Ponorogo secara resmi mengakhiri pelaksanaan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II di SMP Negeri 3 Ponorogo. Berakhirnya program praktik mengajar tersebut ditandai dengan digelarnya acara penutupan dan penyerahan kembali mahasiswa PPL II kepada pihak perguruan tinggi yang berlangsung khidmat di ruang LAB IPA pada Senin, 7 September 2026.
Kegiatan purna tugas ini menjadi momen penting yang menjadi bukti selesainya rangkaian masa bakti dan praktik mengajar para mahasiswa selama satu bulan penuh di lingkungan sekolah tersebut. Acara penutupan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua Pelaksana PPL II STKIP PGRI Ponorogo, Totok Kushartoko, S.T., Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ponorogo , H.Subhan Masruri, M.Pd., jajaran Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), para guru pamong, serta dosen pembimbing lapangan dan 14 mahasiswa peserta PPL II.
Ketua Pelaksana PPL II STKIP PGRI Ponorogo, Totok Kushartoko, S.T., menyampaikan apresiasi tinggi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan serta bimbingan kepada para mahasiswa selama menjalankan program PPL.
“Bimbingan, arahan, dan kesabaran yang diberikan selama di sekolah merupakan bekal yang sangat berharga untuk membentuk mereka menjadi calon pendidik yang profesional, berdisiplin, dan berdedikasi tinggi di masa depan,” ujar Totok Kushartoko dalam sambutannya
Lebih lanjut, Totok secara resmi menarik kembali para mahasiswa untuk melanjutkan tahapan dan agenda akademik berikutnya di kampus. Harapannya hubungan silaturahmi dan kerja sama kemitraan antara STKIP PGRI Ponorogo dan SMP Negeri 3 Ponorogo dapat terus terjalin dengan erat pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Ponorogo, H. Subhan Masruri, M.Pd., menyambut baik kerja sama yang telah terjalin. Dalam arahannya, beliau berpesan agar para mahasiswa terus belajar dari setiap pengalaman dan dimanika yang ditemui selama mengajar.
“Setiap dinamika dan permasalahan pembelajaran yang ditemui selama mengajar di kelas atau kegiatan apapun hendaknya dicatat, dianalisis, dan dicari solusinya secara bijak. Dari proses itulah pembelajaran yang sebenarnya terjadi” tutur kepala SMPN 3 Ponorogo
Beliau juga berpesan agar bekal dan pengalaman yang didapatkan di SMP Negeri 3 Ponorogo dapat dijadikan pijakan penting saat para mahasiswa terjun langsung ke tengah masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun dunia kerja yang sesungguhnya kelak.
Rangkaian acara penutupan ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari pihak kampus kepada sekolah sebagai bentuk tanda terima kasih, dilanjutkan dengan doa bersama serta sesi foto bersama. Suasana penuh kehangatan dan rasa haru mewarnai penghujung acara di ruangan tersebut, menandai berakhirnya masa tugas mahasiswa di SMP Negeri 3 Ponorogo.
Previous
Momen Perpisahan Mahasiswa PPL Bersama Anak-Anak TK Muslimat NU 04/089 Kepatihan
Next




