Berikan Wadah Belajar Bagi Mahasiswa, SMP Ma’arif 1 Ponorogo Resmi Terima Mahasiswa PPL 2 STKIP PGRI Ponorogo

Ponorogo-SMP Ma’arif 1 Ponorogo resmi menerima mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 2 dari STKIP PGRI Ponorogo (27/7). Kegiatan pembukaan berlangsung di kantor SMP Ma’arif 1 Ponorogo dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, Guru Pamong, Waka Kurikulum, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari STKIP PGRI Ponorogo.
Sebanyak 34 mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Pendidikan Bahasa Jawa (PBJ) akan melaksanakan PPL 2 di SMP Ma’arif 1 Ponorogo mulai tanggal 3 Agustus hingga 5 September 2026. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari PPL 1 sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah secara langsung di lingkungan sekolah.
Fury Yulia Damayanti, M.Pd. Selaku Dosen Pembimbing Lapangan ( DPL ) dari Prodi PBI menyampaikan bahwa PPL 2 ini merupakan wadah untuk melatih kesiapan mental mahasiswa sebagai calon guru sekaligus memberikan pengalaman mengajar di kelas yang sesungguhnya.
Menurutnya, melalui PPL 2 mahasiswa tidak hanya belajar menyampaikan materi, tetapi juga belajar memahami karakter peserta didik, mengelola kelas, serta memilih metode dan media pembelajaran yang sesuai. “Tantangan terbesar dalam mengajar bukan hanya menyampaikan materi, tetapi bagaimana menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan media pembelajaran yang kreatif, agar pembelajaran lebih menarik dan sesuai dengan karakter peserta didik saat ini,” ungkapnya.
Kepala SMP Ma’arif 1 Ponorogo, Miswanto, S.Pd., berharap kerja sama antara SMP Ma’arif 1 Ponorogo dan STKIP PGRI Ponorogo dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Guru dapat saling berbagi pengalaman dan memperoleh wawasan mengenai metode pembelajaran terbaru, sedangkan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata yang tidak selalu sama dengan teori yang dipelajari di kampus.
Beliau berpesan kepada seluruh mahasiswa PPL agar tetap semangat selama menjalani praktik di sekolah. “Jangan mudah puas dan jangan mudah mengeluh. Semua butuh proses dan perjuangan. Jadikan setiap pengalaman selama PPL sebagai bekal untuk menjadi guru yang profesional,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Diana Aprita Puspitasari, S.Pd., menyampaikan bahwa mahasiswa PPL akan mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal guru pamong masing masing. Beliau berharap mahasiswa dapat membawa ide dan perangkat pembelajaran terbaru dari kampus, sekaligus mencoba berbagai model pembelajaran yang bervariasi sehingga bisa menjadi referensi baru bagi guru dan membuat proses belajar di kelas semakin menarik.
Melalui pelaksanaan PPL 2 ini, diharapkan mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo dapat mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik, memperoleh pengalaman mengajar secara langsung, serta mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Previous




